Minggu, 15 Desember 2013

Bangsa Amnestik




Kita di Paksa Jadi Bangsa Amnestik
                                                                                              




Kali ini saya akan melanjutkan artikel yang kemarin  jihad melawan korupsi BAB II, nah kali ini  saya akan membahas Korupsi dengan tema   kita di paksa jadi bangsa amnestik “ , kasus-kasus korupsi di Indonesia bnyak terjadi dalam kurun sebelum Desember 2002, namun , 15 febuari 2005, MK menyatakan KPK tidak berwenang mengambil alih penanganan kasus-kasus korupsi sebelum 27 Desember 2002. Dengan dmikian, MK telah melumpuhkan lembaga pemberantasan korupsi di Indonesia. Jika di tinjau pada perspektif kesehatan jiwa masyarakat, pernyataan MK bahwa KPK tidak berwenang mengambil alih penanganan kasus-kasus korupsi sebelum 27 Desember 2002, terhayati sebagai pemaksaan kepada bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang tidak pernah memiliki bangsa yang sehat, MK memaksa bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang Amnestik, yaitu bangsa yang tidak lagi menghadirkan fakta-fakta pengalaman hidup masa lampaunya sendiri ke hidup hari kini. Bangsa yang Amnestik bisa dikatakan bangsa yang hilang ingatan dan tidak sehat jiwa,.
Jiwa yang sehat antara lain di tandai secara hakiki oleh fungsi memori yang baik, dalam arti mampu menhadirkan kembali (recall)  fakta-fakta pengalaman ke dalam khazanah kesadaran. Dengan demikian, fakta fakta pengalaman hidup yang pernah di timbun dalam khazanah dapat di manfaatkan untuk melangsungkan proses belajar(berpikir dan berperilaku), menghindari dan mencegah kesalahan yang terjadi di massa lampau. Demi kesuksesan dan kebaikan dan tumbuh kembang kini dan nanti. Pemikiran dan keputusan legalistic yang memaksa bangsa Indonesia melupakan begitu saja kasus-kasus mengkorupsi yang sebagian besar justru terjadi dalam kurun sebelum Desember 2002 bisa di hayati sebagai penghambtan mendasar terhadap proses belajar hakiki bangsa Indonesia.
Para pembaca bisa membayangkan betapa normal-nya kehidupan manusia yang mengalami amnesia retrograde. Dia seolah hidup tanpa kaitan sama sekali dengan deret fakta pengalaman masa lampau, dan dia tidak lagi bisa belajar atau memetik hikmah, dari fakta-fakta pengalaman itu. Begitu pun para pembaca bisa membayangkan betapa tidak normalnya bangsa Indonesia jika hamparan luas insan yang terangkum di dalamnya di paksa untuk melupakan fakta-fakta besar pengalaman korupsi yang terjadi pada kurun kehidupan mereka sebelum Desember 2002, dan hanya boleh mengingat fakta-fakta korupsi setelah Desember 2002.
Ada tiga efek dalam pemaksaan amnesia itu, Pertama, pemaksaan itu mendorong bangsa Indonesia menjadi bangsa yang boleh tidak bertanggung jawab,dalam arti, boleh melepaskan begitu saja kewajiban-kewajiban dan konsekuensi-konsekuensi yang lahir dari setiap perilaku, tindakan, atau pembuatanya sendiri di massa lampau. Pemaksaan itu merontokan nilai kehdupan kebangsaan,yang selalu terkait dan realisasi nilai tnggung jawab.
Kedua, pemaksaan itu juga diam-diam berfungsi sebagai strategi perlindungan bagi para koruptor besar di massa lampau.
Ketiga, pemaksaan itu menyinarkan peluang wajar bangsa Indonesia untuk, belajar dan fakta-fakta pengalaman besar korupsi massa lampau, hilangnya peluang belajar ini akan memperbesar kemungkinan, besar Indonesia akan melakukan korupsi di hari ini dan di hari depan, korupsi adalah kesalahan besar yang banyak terjadi di tengah kehidupan bangsa Indonesia sejak bepuluh-puluh tahun yang lampau.
Namun mengapa hingga kini bangsa Indonesia masih terus melakukan korupsi ? penyebabnya yang mendasar adalah, bangsa Indonesia belum benar-benar belajar fakta-fakta pengalaman besar korupsi massa lampau. Fakta-fakta itu tidak di ungkapkan,tapi justru di tutup-tutupi ,di repsesi, dan dipaksa untuk di lupakan.
Sebetulnya ketiga efek  pemaksaan amnesia itu adalah pemantulan dari setelan mental (mindset) kaum elite pemimpin bangsa Indonesia yang benar-benar terkurung, dalam otomatisme korupsi.mungkin tugas-tugas perombakan seperti itu memang sulit sekali di lakukan oleh orang-orang tua. Mungkin hanya insan-insan muda Indonesia yang bisa melakukanya.
Nah, mungkin itu saja untuk artikel ini “kita Dipaksa Jadi Bangsa Amnestik”  buat para pemuda Indonesia hanya kalian harapan bangsa kita ini. Untuk itu mari sama-sama jihad melawan korupsi, SEMANGAT buat bangsa indonesia ,maju terus semangat.
Salam:
“pemuda anti korupsi”  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar